Monday, July 9, 2012

Luka Penyebab Mahkota

Come on closer just give it a shot
I'll never gonna ruin that beautiful thing inside
Come on closer I'll kiss the pain away
I'll be your cure and you'll be my love

Ingat bagaimana kamu menceritakan masa lalumu begitu lugas dan lantang? Pertemuan pertama kita di kafe tengah kota. Aku memerhatikan bagaimana pupil matamu bergerak kesana kemari berusaha mencari jawaban-jawaban untuk pertanyaanku. Aku ingat bagaimana kamu berkutat dengan Blackberry-mu, melindungi kepercayaan dirimu dari jebakan-jebakan verbal.

Satu kesimpulan yang bisa aku ambil tentangmu adalah, kamu cerdas dengan berpura-pura tidak cerdas. Melihat pion-pion verbal-mu yang menggambarkan dirimu sebagai singa yang berjaya atas kekuasaannya, kepercayaan diri yang adiktif bagiku. Pohon-pohon rindang di sekitar kita pun seakan turut mendengarkan sambil menghisap asap rokokmu.

Namun ada satu hal yang mengganjal. Ingat mantan kamu yang terakhir? Iya, yang menurut kamu dia adalah manusia paling brengsek yang pernah kamu kenal. Begitu kecewanya kamu hingga aku harus mengakui bahwa dialah penguasa kerajaan di hatimu.

Lalu apa? Serahkan alur cerita kepada kesabaran dalam ketidakpastian? Ah, hanya Gemini yang bisa memutuskan kelanjutan kisah ini. Hehehe....

No comments:

Post a Comment