"Kamu tau nggak? Aku baru tau lho dari kalendar kakak kalau ternyata tanggal-tanggal segini tuh suka ada pesta kembang api gitu di daerah Kota Tua."
"Oh ya? Wah aku juga baru tau."
"Iya, aku juga makanya aku cerita."
"Ooh..."
"Kok oh aja?"
"Ya karena aku baru tau juga."
"Ih...."
"Hahahaha.."
"Kok ketawa?"
"Pengen aja."
".... Terserah kamu deh."
"Yeee... Kok sewot?"
"Nggak tuh."
"Terus kok ketus gitu?"
"Terserah ah. Aku bete sih kamu tuh kalau dikodein tuh begitu, nggak peka. Aku kan pengen kesana."
"Hahaha.. Lagian kamu tinggal ajak aku aja kesana. Sok sok kode segala, dikata aku Gameshark."
"Berarti kita jadi nih ya nonton kembang api? Asik..."
"Nggak. Tuh kembang api-nya muncul duluan. Senyum lagi deh.."
Saturday, November 24, 2012
Monday, November 19, 2012
Surat Senyum
Halo, perlu aku tanya apa kabar? Nggak ya? Kan kita masih follow-followan jadi aku tahulah. Basa-basi dulu boleh ya? Aku baru main Pokemon terbaru dong. Anyway, aku kangen kamu. Eh ini bukan basa-basi! Ini serius. Ini bahkan seratus duapuluh ribu lima ratus sembilan puluh duarius. Serius, aku bohong.
Jangan marah dong. Apa coba untungnya kangen? Sekarang aku tanya ya, emang kalau kangennya aku terobati kamu untung apa? Peluk? Cium? Atau bully? Nggak penting.
Kamu mau tau apa yang penting menurut aku? Senyum kamu.
Senyum sok imut kamu ketika aku bilang kamu cantiknya juara kalau bangun tidur.
Senyum sok tegar kamu ketika aku bilang jadwal jalan kita batal karena ada rapat mendadak.
Senyum nyinyir kamu ketika aku bilang bahwa pacar barunya si mantan anak nongkrong Mall Atrium.
Senyum sopan kamu ketika aku bilang ke mama kalau porsi makan kamu sepisin aja.
Senyum girang kamu ketika aku bilang ada cafe baru yang sering menyelenggarakan live music band Dua.
Senyum kamu, balasan senyum aku.
Yaudah, kamu nggak usah senyam-senyum juga.
Kan aku nggak bisa lihat juga.
Eh tapi boleh deh kirim kesini foto kamu yang lagi senyum.
Pakai baju yang aku kasih juga boleh.
Sebenarnya cuman mau pastiin aja kalau kamu masih suka tersenyum.
Kalau nggak senyum, aku buat kamu putus dengan senyum. Canda.
Mau bilang aja senyum obat segala penyakit.
Bosen ya aku bilang gitu terus?
Yang penting kamu jangan bosen senyum.
Aku tunggu sehat kamu di masa depan. Untuk donasi senyum kamu buat aku.
PS: Aku bohong kalau aku nggak kangen.
Jangan marah dong. Apa coba untungnya kangen? Sekarang aku tanya ya, emang kalau kangennya aku terobati kamu untung apa? Peluk? Cium? Atau bully? Nggak penting.
Kamu mau tau apa yang penting menurut aku? Senyum kamu.
Senyum sok imut kamu ketika aku bilang kamu cantiknya juara kalau bangun tidur.
Senyum sok tegar kamu ketika aku bilang jadwal jalan kita batal karena ada rapat mendadak.
Senyum nyinyir kamu ketika aku bilang bahwa pacar barunya si mantan anak nongkrong Mall Atrium.
Senyum sopan kamu ketika aku bilang ke mama kalau porsi makan kamu sepisin aja.
Senyum girang kamu ketika aku bilang ada cafe baru yang sering menyelenggarakan live music band Dua.
Senyum kamu, balasan senyum aku.
Yaudah, kamu nggak usah senyam-senyum juga.
Kan aku nggak bisa lihat juga.
Eh tapi boleh deh kirim kesini foto kamu yang lagi senyum.
Pakai baju yang aku kasih juga boleh.
Sebenarnya cuman mau pastiin aja kalau kamu masih suka tersenyum.
Kalau nggak senyum, aku buat kamu putus dengan senyum. Canda.
Mau bilang aja senyum obat segala penyakit.
Bosen ya aku bilang gitu terus?
Yang penting kamu jangan bosen senyum.
Aku tunggu sehat kamu di masa depan. Untuk donasi senyum kamu buat aku.
PS: Aku bohong kalau aku nggak kangen.
Idear
They say good is enemy of great
We agree and we debate.
"Do you like this because you're the one who come out with this?"
We disagree and we debate
We laugh and we debate
We tease and we debate
We make ad and we feel bad
What's the point of being great when we can't even respect ourselves, my dear ones?
Idea. Idea. I dear idea.
Let's kick so far away and forget the lost ball out there.
Win or lose it's the matter of appreciation tho' we're already to appreciate ourselves at very first.
Nothing to lose, cause we're the boss.
Don't stop creating or mad mom will be coming.
We agree and we debate.
"Do you like this because you're the one who come out with this?"
We disagree and we debate
We laugh and we debate
We tease and we debate
We make ad and we feel bad
What's the point of being great when we can't even respect ourselves, my dear ones?
Idea. Idea. I dear idea.
Let's kick so far away and forget the lost ball out there.
Win or lose it's the matter of appreciation tho' we're already to appreciate ourselves at very first.
Nothing to lose, cause we're the boss.
Don't stop creating or mad mom will be coming.
Monday, November 12, 2012
Matematika Harapan
Satu dua tiga empat
Kamu bilang utara dan aku bilang selatan.
Beda ya biasa.
Kamu caci maki hujan, padahal hatimu tumbuh dalam mendungnya.
Kali ini nggak biasa.
Apa sih yang kamu cari?
Satu dua tiga tak ada cahaya.
Kalau begitu biarkan aku pelajari gelapnya imajinasi dirimu.
Aku ingin mengerti
Jalan buntu hadir dengan begitu saja.
Lalu aku mencoba untuk mengerta mengertu mengerte mengerto.
Tetap tidak ada arti.
Kayaknya aku harus mencari seminar matematika harapan.
Sulit nggak sulit, semoga setidaknya sertifikat dan goodie bag-nya nggak pahit.
Kamu bilang utara dan aku bilang selatan.
Beda ya biasa.
Kamu caci maki hujan, padahal hatimu tumbuh dalam mendungnya.
Kali ini nggak biasa.
Apa sih yang kamu cari?
Satu dua tiga tak ada cahaya.
Kalau begitu biarkan aku pelajari gelapnya imajinasi dirimu.
Aku ingin mengerti
Jalan buntu hadir dengan begitu saja.
Lalu aku mencoba untuk mengerta mengertu mengerte mengerto.
Tetap tidak ada arti.
Kayaknya aku harus mencari seminar matematika harapan.
Sulit nggak sulit, semoga setidaknya sertifikat dan goodie bag-nya nggak pahit.
Tuesday, November 6, 2012
Hallobeen
What's the meaning of Halloween? It doesn't matter anyway, little bee has been happy since this halloween. He's been there, happy and waiting to come back. Oh Hallobeen.
Subscribe to:
Posts (Atom)
