Sunday, October 16, 2016

Chicken Salsa

Hari ini bangun jam 6 pagi tidak begitu sulit. Aneh.
Meengingat pagi tidak pernah bersahabat dengan tubuh ini. 
Sebenarnya karena mimpi menyapa bangun.
Yang biasanya acuh lalu tidur kembali, kali ini tidak. Aneh.

Mimpi ini juga absurd, sampai-sampai muncul keharusan
Untuk merekamnya di tautan ini dalam bentuk kata demi kata.

Berawal dari pergaulan bersama temen SD yang akrab.
Saking akrabnya sampai pinjem sendal ke rumahnya
dan kelling gang perumahan teman-teman SD yang saking akrabnya,
motong jalanpun tinggal melewati rumahnya. Aneh.

Yang lebih aneh lagi, almarhumah tante ada di ruang tamu.
Duduk sedang menonton televisi, hobinya.
Dia ingin chicken salsa McD.
Lucu, dapur pun berubah menjadi counter McD.

Begitu sulit untuk membelikan dia Chicken Salsa tersebut.
Si mbak saja sampai bengong pas mendengar keberadaan almarhumah.
"Bener ada dia?"
"Mbak, saya tuh lagi ngobrol sama siapa sih di depan?"
"Fildza.. tapi dia di kamar."
Bahkan di mimpi tersebut pelaku seperti orang tidak waras.
Bulak-balik ke ruang tamu, karena dialog hanya bersifat hospitality,
yang selalu direspon demand almarhumah dengan pertanyaan "ngerti nggak?" 
Tapi tetap pesanan terakhir yaitu yaitu Chicken Salsa.
Padahal manusianya masih bingung karena eksistensi almarhumah sendiri.

Akhirnya dipesan Chicken Salsa, yang tak kunjung datang.
Terakhir kalinya ke dapur yang berubah jadi counter McD itu,
Briefing si Mbak sekali lagi untuk Chicken Salsa..
Kali ini ditambah pemandangan tuyul mencuri di dapur.
Sayangnya tuyul ini terabaikan, mengingat eksistensi almarhumah terlalu overwhelming.

Lalu almarhumah, berubah pikiran berkata ingin pulang saja karena sudah larut malam.
Yang di mana rumahnya bersebelahan. 
Pas diantar, lagi-lagi dia berkata "ngerti nggak?"
sambil muka senyum dan kedua tangannya menggengam lengan ini. 

Kebangun.
It felt, so real.

Kangen kali ya?

No comments:

Post a Comment