Wesley Gibson, pembunuh terbaik di kota Chicago. Sayangnya itu masa lalu karena sekarang dia kembali bekerja ke titik awal kejenuhannya, bidang akuntansi. Berbeda dengan 3 tahun yang lalu dimana hanya kata sifat bernama muak menjadi trending topic dalam benaknya, kali ini Wesley justru bekerja dengan bergairah. Dia tidak lagi mengeluh atas pekerjaannya meskipun kesibukan begitu menyita waktunya. Dia bahkan sempat untuk mencegah kemampuan dan insting membunuhnya berkarat dengan latihan rutin tiap malam.
Semua orang yang mengenalnya tidak pernah mengetahui apa rahasia dibalik semangat hidupnya. Gosipnya sih dia bekerja sebagai seorang kepala akuntan di perusahaan gelap yang melayani jasa assassination.
PS: Tetap menghitung, tetap membunuh dan tanpa dicari, "Wanted" (2008).
No comments:
Post a Comment